Rabu, 07 Oktober 2020

Harga Emas Jatuh Pasca Ditundanya Pembahasan Stimulus AS


 PT Rifan Financindo ||  Harga emas jatuh pada Rabu (07/10) pagi setelah Presiden AS Donald Trump menghentikan pembahasan stimulus lanjutan dan sentimen ini malah memperkuat tren positif dolar Amerika Serikat.Harga emas berjangka turun 1,20% di $1.885,95 per ons pukul 10.13 WIB dan XAU/USD naik 0,22% di $1.882,32 menurut data Investing.com. Sedangkan indeks dolar AS naik 0,19% di 93,920.

Dilansir dari Reuters Rabu (07/10) pagi, harapan dana bantuan bagi warga Amerika Serikat yang tengah berjuang melewati krisis pandemi covid-19 dan maskapai penerbangan AS yang juga berusaha menghindari gelombang PHK pupus sudah pada Selasa (06/10) karena Presiden AS Donald Trump membatalkan negosiasi RUU lanjutan covid-19 dengan Kongres AS hingga setelah pemilihan presiden November mendatang.

Emas cenderung mendapat dorongan positif dari langkah-langkah stimulus tambahan karena dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang.Para anggota bank sentral AS dan Eropa pada hari Selasa menyerukan perubahan belanja pemerintah untuk membantu keluarga dan usaha yang terdampak pandemi covid-19 hingga mendorong resesi ekonomi kini memasuki tahap kritis baru.

PT Rifan Financindo || Defisit perdagangan AS melonjak pada Agustus ke tingkat tertinggi selama 14 tahun. Impor juga kembali naik dan in mengindikasikan perdagangan bisa menjadi penghambat pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga.Enam negara bagian AS melaporkan rekor jumlah pasien rawat inap covid-19 dan kasus di seluruh dunia telah melewati angka 35,51 juta.Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) jatuh Rp18.000 dari Rp1.017.000 pada hari Selasa menjadi Rp999.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.18 WIB. 



Selasa, 06 Oktober 2020

Harga emas spot stabil di level US$ 1.912 per ons troi pada pagi ini



 TOKYO. Rifanfinancindo || Harga emas stabil pada awal perdagangan hari ini setelah mencapai level tertinggi hampir dua minggu di sesi sebelumnya. Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) melawan tekanan dari sentimen risiko yang mulai optimistis. Mengutip Reuters, Selasa (6/10) pukul 08.30 WIB, harga emas spot diperdagangkan di level US$ 1.912,49 per ons troi. Harga si kuning sempat mencapai US$ 1.918,36 per ons troi pada sesi sebelumnya, ini jadi level tertinggi sejak 22 September lali.

Sementara itu, harga emas berjangka kontrak pengiriman Desember 2020 sedikit berubah ke US$ 1.919,30 per ons troi.Sentimen yang menggerakkan harga emas datang setelah Presiden AS Donald Trump kembali ke Gedung Putih pada Senin sore waktu setempat. Dia telah tinggal di rumah sakit selama tiga malam karena positif Covid-19.Sementara itu, pasar saham global pun menguat, tak terkecuali di Asia yang berhasil naik tipis karena pembaruan kabar kesehatan Trump serta prospek paket stimulus AS. Sedangkan indeks dolar turun 0,1% melawan saingan. Ini membuat harga emas lebih murah bagi mata uang lainnya.

Kelanjutan nasib stimulus AS pun mulai terlihat setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin kembali berbicara dan bersiap untuk diskusi lanjutan pada hari ini guna menuju kesepakatan UU bantuan virus corona anyar.Di tempat lain, Ketua Federal Reserve Chicago, Charles Evans memperkirakan, inflasi AS akan mencapai 2% pada tahun 2023 mendatang. The Fed pun akan mendorong inflasi capai 2,5% untuk mengimbangi harga yang selama bertahun-tahun terus naik.

Rifanfinancindo || Pemulihan ekonomi zona Eropa yang tersendat pada bulan September, dengan bukti yang berkembang bahwa sektor dan negara di blok tersebut berada menyimpang sebagai kebangkitan virus corona memaksa penerapan kembali pembatasan aktivitas.Tak hanya emas yang menguat, komoditas logam mulai lainnya pun tampil perkasa. Seperti Perak yang naik 0,1% menjadi US$ 24,37 per ons troi. Platinum pun berhasil terkerek 0,1% ke US$ 897,99 per ons troi dan paladium melemah tipis 0,2% menjadi US$ 2.356,85 per ons troi. 


Senin, 05 Oktober 2020

Harga emas spot berbalik arah naik menjadi US$ 1.900,83 per ons troi


 JAKARTA . Rifan Financindo || Harga emas mulai bergerak naik. Mengutip Bloomberg, Senin (5/10) pukul 16.10 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.900,83 per ons troi, naik 0,05% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Pergerakan emas spot ini dipengaruhi ketidakpastian politik yang dipicu kondisi kesehatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump setelah dinyatakan positif Covid-19 pean lalu.

Dokter yang merawat Trump mengirimkan sinyal yang bertentangan tentang parahnya kondisinya pada hari Minggu, beberapa jam sebelum presiden mengejutkan para pendukung yang berkumpul di luar rumah sakit dengan iring-iringan mobil dadakan.Di sisi lain, pertumbuhan pekerjaan AS melambat lebih dari yang diharapkan pada bulan September dan lebih dari 300.000 orang Amerika kehilangan pekerjaan mereka secara permanen, menggarisbawahi perlunya stimulus fiskal tambahan untuk membantu pemulihan ekonomi.

Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada hari Minggu bahwa dia tidak secara khusus ingin periode transisi Brexit berakhir tanpa kesepakatan perdagangan baru tetapi percaya bahwa Inggris dapat hidup dengan hasil seperti itu.Indeks dolar turun 0,1% terhadap saingannya, sementara saham berjangka AS naik di tengah harapan bahwa Trump dapat keluar dari rumah sakit di kemudian hari.

 Rifan Financindo || Spekulan mengurangi posisi bullish mereka di emas COMEX dan meningkatkannya dalam kontrak perak dalam seminggu hingga 29 September, Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas AS (CFTC) mengatakan pada hari Jumat.Kepemilikan di SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas terbesar di dunia, turun 0,05% menjadi 1.275,60 ton pada hari Jumat.Di tempat lain, harga perak naik 0,8% menjadi US$ 23,89 per ons troi, platinum turun 0,1% menjadi US$ 881,51, dan paladium sedikit berubah pada US$ 2.307,64. 



Kamis, 01 Oktober 2020

Harga Emas Naik Ditopang Sentimen Stimulus Amerika Serikat

 PT Rifan Financindo ||  Harga emas naik tipis pada Kamis (01/10) pagi ditopang pelemahan dolar Amerika Serikat serta sentimen positif kemajuan paket bantuan virus pasca rilis data gaji pekerja swasta di AS.Harga emas naik tipis 0,08% di $1.896,95 per ons pukul 10.28 WIB menurut data Investing.com dan XAU/USD naik 0,30% ke $1.891,59. Sedangkan indeks dolar AS melemah 0,19% di 93,748.

Dilansir dari Reuters Kamis (01/10), Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin pada Rabu mengatakan perundingannya soal RUU dana anggaran stimulus dengan Ketua DPR AS Nancy Pelosi membuat kemajuan. DPR AS juga menunda melakukan voting atas usulan paket dana stimulus senilai $2,2 triliun yang diajukan Partai Demokrat AS agar bisa memberikan lebih banyak waktu bagi anggota internal partai untuk membahas hal ini.

Data terbaru dari Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP AS menunjukkan perusahaan swasta AS meningkatkan jumlah perekrutan tenaga kerja pada bulan September.Sementara itu data lain menunjukkan produk domestik bruto AS jatuh 31,4% secara tahunan di kuartal dua, penurunan paling tajam sejak pemerintah mulai mencatat data ini sejak tahun 1947.

PT Rifan Financindo || Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde pun menetapkan kerangka pada Rabu perubahan strategi yang bisa menyelaraskan kebijakan ECB dengan Federal Reserve AS. Ini kemungkinan termasuk komitmen untuk membiarkan tingkat inflasi melampaui batas atas setelah terus rendah selama ini.Dari tanah air, harga emas Antam (JK:ANTM) turun Rp3.000 dari Rp1.016.000 pada Rabu menjadi Rp1.013.000 pagi ini menurut laman Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia pukul 08.04 WIB.


 

Jumat, 18 September 2020

Harga emas menguat setelah kemarin anjlok, ini sebabnya

 JAKARTA. Rifan Financindo || Harga emas menguat setelah kemarin ditutup merosot. Pada Jumat (18/9) pukul 7.04 WIB, harga emas spot berada di US$ 1.948,41 per ons troi, menguat 0,20% dari harga penutupan kemarin pada US$ 1.944,44 per ons troi.



Kemarin, harga emas spot turun 0,

76% dalam sehari. Penurunan ini pun terjadi pada harga emas berjangka. Harga emas untuk pengiriman Desember 2020 di Commodity Exchange kemarin turun 1,04% ke US$ 1.949,90 per ons troi. Sedangkan pagi ini harga emas berjangka menguat 0,26% ke US$ 1.955 per ons troi.

"Meski Federal Reserve cukup dovish, bagi pasar emas tampaknya belum terlalu dovish," kata Bart Melek, head of commodity strategies TD Securities kepada Reuters. Dia mengatakan bahwa investor melihat masih ada potensi stimulus lanjutan.Kondisi tersebut menyebabkan investor mengambil untung sesaat pada harga emas. Meski menguat lagi pada hari ini, level harga emas masih lebih rendah daripada posisi awal pekan pada US$ 1.956 untuk emas spot dan US$ 1.963 per ons troi untuk emas berjangka.

Rifan Financindo || Jim Wyckoff, analis senior Kitco Metals mengatakan bahwa banyak investor berharap kejelasan lebih lanjut upaya The Fed memicu inflasi dalam beberapa bulan ke depan. "Tekanan jual pada emas dan perak memicu para peminat logam mulia untuk masuk dan membeli di harga rendah sehingga tren masih naik," kata Wyckoff.Harga emas pun menguat di tengah angka klaim pengangguran Amerika Serikat (AS) yang masih tinggi.  




Kamis, 17 September 2020

Harga Diprediksi Naik Terus, Jangan Buru-Buru Investasi Emas

 JAKARTA -  PT Rifan Financindo ||  Harga emas dunia diperkirakan akan mengalami kenaikan dalam waktu dekat. Salah satu faktor pendorongnya adalah ketegangan antara Turki dan Yunani terkait wilayah laut Mediterania.Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan meskipun diprediksi mengalami kenaikan, ada baiknya para investor untuk menunggu terlebih dahulu. Karena menurutnya, meskipun akan mengal

ami kenaikan, namun pergerakannya masih fluktuatif.


"Untuk saat ini wait and see dulu. Karena posisi belum jelas," ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (17/9/2020). Menurut Ibrahim, ada baiknya para investor ini menunggu kepastian dari beberapa konflik geopolitik yang terjadi. Karena sejauh ini, ketegangan mengenai seruan perang masih sebatas statement saja.Misalnya adalah kasus ketegangan Yunani dengan Turki. Meskipun beberapa negara sudah mengirimkan bantuan berupa kapal tempur hingga rudal kepada Yunani dan juga Turki. Sementara itu, statement terkait China yang aka

n melawan negara yang ikut campur urusan di dalam negeri dari partai komunis juga tidak bisa dijadikan patokan. Memang menurutnya, partai komunis merupakan partai pemerintah, namun hingga saat ini belum ada statement resmi dari Presiden China.

PT Rifan Financindo ||
"Betul (mending menunggu. Orang ini kan baru pernyataan dari Kongres partai komunis yang berkuasa karena menganggap partai komunis selalu disudutkan oleh Amerika dan Inggris. Belum pernyataan resmi dari pemerintah belum," jelasnya.Di luar itu, para pelaku pasar juga masih menunggu keputusan dari Bank Sentral Amerika Serikat. Namun diperkirakan Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed tidak akan mengambil langkah-langkah progresif yang bisa mendongkrak harga emas."Di sisi lain, saat ini pasar belum mengindahkan ke arah geopolitik tersebut. Karena pasar sedang menunggu pertemuan Bank Sentral Amerika di Minggu ini kemungkinan besar di hari Kamis akan ada pertemuan dan tidak akan membawa langkah-langkah di mana harga emas akan terbang tinggi," kata Ibrahim.


 

 

Selasa, 01 September 2020

Tengah hari, harga emas naik 0,97% ke US$ 1.986 per ons troi di pasar spot

 JAKARTA  PT Rifan Financindo ||  Harga emas menguat pada Selasa (1/9) pagi. Mengutip Bloomberg pada pukul 12.04 WIB, harga emas di pasar spot ada di level US$ 1.986,80 per ons troi alias menguat 0,97%.Sementara harga emas berjangka Comex untuk pengiriman Desember 2020 menguat 0,79% ke level US$ 1.994,20 per ons troi.Harga emas naik sejalan dengan pelemahan dolar AS ke level terendah dalam dua tahun karena pergeseran kebijakan dovish oleh Federal Reserve.



"Dolar yang lebih lemah dan antisipasi yang pelemahan lanjut telah menyebabkan beberapa peningkatan kecil dalam permintaan emas," kata Jeffrey Sica, pendiri Circle Squared Alternative Investments kepada Reuters.Dolar jatuh ke level terendah lebih dari dua tahun, tertekan oleh kebijakan target inflasi rata-rata terbaru Fed, yan

g kemungkinan akan tetap menjaga suku bunga rendah, bahkan jika inflasi sedikit naik sedikit di masa depan.
Suku bunga rendah cenderung mendukung emas, yang merupakan lindung nilai terhadap inflasi dan depresiasi mata uang. "Saat ini ada sedikit penghindaran risiko di pasar global, yang agak membatasi safe-haven metal," ujar analis senior Kitco Metals Jim Wyckoff.

Harga emas Antam turun Rp 10.000 ke Rp 1.020.000 per gram

PT Rifan Financindo ||
Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun pada hari Selasa (1/9).Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 1.020.000. Harga emas Antam ini turun Rp 10.000 dari harga Senin (31/8) yang berada di Rp 1.030.000 per gram.Sementara, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga turun Rp 11.000 menjadi di Rp 921.000.


Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lainnya per hari ini dan belum termasuk pajak:

    Harga emas 0,5 gram: Rp 540.000
    Harga emas 1 gram: Rp 1.020.000
    Harga emas 5 gram: Rp 4.880.000
    Harga emas 10 gram: Rp 9.695.000
    Harga emas 25 gram: Rp 24.112.000
    Harga emas 50 gram: Rp 48.145.000
    Harga emas 100 gram: Rp 96.212.000
    Harga emas 250 gram: Rp 240.265.000
    Harga emas 500 gram: Rp 480.320.000
    Harga emas 1.000 gram: Rp 960.600.000